Sepanjang sejarah negeri kita tercinta ini, beberapa kali terjadi pergantian kepala negara. Mulai dari Sukarno, tampuk kekuasaan negara ini telah berpindah-pindah tangan hingga sekarang jatuh pada presiden kita yang sama-sama kita kenal dengan nama beken "SBY".
Cobaanpun datang silih berganti mendera bangsa ini. Mulai dari pengeboman, Pesawat jatuh, Kapal tenggelam, sampai kepada bencana alam yang seakan berlomba-lomba memporak porandakan hati dan nurani kita.
Entah sudah berapa ribu nyawa yang hilang akibat semua tragedi itu. Meski kematian itu agung karna setiap yang bernyawa akan mengalaminya, tapi kita juga patut menyesalinya karena kematian massal itu sebagian berawal dari kelalaian kita sebagai bangsa dalam mengatur berbagai aspek kehidupan. Sebagai contoh, kalau saja kita memiliki system pendeteksian gempa dan informasi bencana alam yang lebih baik, tentu korban tsunami NAD-Sumut tidak akan sebesar itu. Kalau saja kita memiliki manajemen angkutan udara yang terintegrasi dengan baik, tentu korban sia-sia akibat jatuhnya pesawat tak akan pernah terjadi. Kalau saja kita mau sedikit bersabar dan mematuhi segala aturan, tentu musibah kapal tenggelam tak perlu terulang lagi. Kalau saja aparat inteligen kita bisa bekerja dengan baik, tentu kasus bom tak akan pernah terjadi.
Karna kesalahaturan yang terjadi di tengah negeri ini, rasa aman seakan sudah hilang. Dengan kata lain, hilangnya rasa aman berarti kita sedang berada di tengah proses kematian yang menakutkan. Bukan hanya kemarahan alam yang kita risaukan. Di jalan pun kita merasa tidak aman karna sering terjadi tabrakan, kapal air tenggelam, dan pesawatpun sewaktu-waktu bisa jatuh tanpa penjelasan yang masuk akal. Bagaimana itu bisa terjadi, dan bagaimana kita mengambil tindakan agar hal-hal tersebut tidak terjadi lagi?. Sepertinya ini naif jika harus dipertanyakan terus-menerus.
Perasaan tidak aman itu bahkan telah menyusup kedalam rumah kita. Jangan-jangan, ada sehelai bulu unggas dari halaman atau kandang tetangga yang menyusup masuk dan menyebarkan virus flu burung!!?..
Ditempat-tempat umum kita merasa lebih tidak aman lagi. Meski kita selalu direpotkan petugas keamanan yang memeriksa kendaraan bahkan tas belanjaan kita.
Lantas apajuga artinya kenaikan harga yang keterlaluan jika pada akhirnya membuat rakyat bangsa ini merasa lebih tidak aman lagi?. Kita sungguh menghadapi proses "penundaan kematian" yang keji. Sanggupkah kita bertahan hidup ditengah gempuran harga yang kian melangit? Sementara konvensasi yang diberikan pemerintah kepada kita nyaris tidak berarti apa-apa.
Sungguh, rasa aman sudah hilang karena ketidakbecusan aparat negara untuk melindungi segenap bangsa ini. Rakyatpun telah banyak yang menjadi tumbal. Di hati kitapun terkadang muncul pertanyaan, apa ada guna pesta besar yang kita sebut sebagai pemilu? Apa ada guna wakil rakyat yang selama ini kita perjuangkan? Lebih dari itu, apa ada guna negri kita tercinta ini memiliki pemerintahan? Karna setiap pergantian kepala pemerintahan, kita justru semakin sengsara..
By : Rara cikalasa

1 comment:
Emang SBY kayaknya apes banget..
Post a Comment